FORUM 2
Setiap
perusahaan umumnya saat ini telah implementasikan Sistem Informasi sesuai
dengan aktivitas bisnisnya. Jelaskan Sistem Informasi yang di implementasi pada
perusahaan/kantor tempat saudara berkerja. Kiranya ada yang belum berkerja
dapat membuat asumsi. Apa saja kelemahan Sistem Informasi yang di
implementasikan pada perusahaan saudara.
Jawab
:
Assalamualaikum wr
wb
Menanggapi
forum bapak, saya sangat setuju dengan yang bapak bilang bahwa seiring
berkembangnya SIM maka akan sangat membantu perusahaan - perusahaan dalam
menjalankan bisnisnya. Namun kelemahannya adalah dapat memberikan dampak
bagi lingkungan sosial seperti pengurangan tenaga kerja, sehingga dapat
menambah angka pengangguran. Fungsi manusia sebagai tenaga kerja banyak
tergantikan oleh teknologi-teknologi yang ada, karena dengan teknologi tersebut
perusahaan merasa lebih di untungkan, sehin. Selain itu dengan adanya Sistem
Informasi Manajemen tersebut membuat ketergantungan manusia terhadap Sistem
Informasi Manajemen tersebut, sehingga mengesampingkan rasionalitas manusia itu
sendiri.
Sekian,
Terimakasih
Wassalamualaikum
wr wb
QUIZ
2
Jelaskan
jenis-jenis Sistem Informasi yang banyak di implementas pada perusahaan saat
ini dalam menigkatkan efektivitas dan efisiensi aktivitas bisnis yang
lingkungannya sangat cepat berubah.
Jawab
:
Sistem
informasi pada dasarnya bisa terbagi menjadi beberapa jenis. Jenis-jenis dari
sistem informasi tersebut biasanya terdiri dari spesifikasi dan juga fungsi
tertentu yang ada di dalam suatu perusahaan atau suatu organisasi. Paling tidak
ada 7 jenis sistem informasi yang saat ini banyak diimplementasikan dalam
perusahaan dan juga organisasi.
Pengertian sistem informasi itu
sendiri adalah suatu sistem yang dibangun untuk meneruskan pada sistem
tertentu, sehingga membuat data yang ada menjadi lebih terkoordinir. Berikut
ini adalah ketujuh jenis sistem informasi yang banyak diimplementasikan di
dalam sebuah perusahaan ataupun organisasi:
1.
Sistem Informasi Manajemen
Jenis
sistem informasi pertama adalah sistem informasi manajeman. Sesuai dengan
namanya, sistem informasi manajemen merupakan salah satu pengimplementasian
dari sistem informasi yang digunakan pada sasaran kalangan manajerial. Kalangan
manjerial merupakan setiap individu yang memiliki posisi di dalam sebuah
organisasi dan lingkup pekerjaan yang bertugas untuk melakukan manajemen pada
suatu divisi atau bagian di dalam organisasi dan juga perusahaan.
Level
manajerial biasanya ditandari dengan jabatan manajer, pimpinan, ataupun ketua
pelaksana. Dengan fungsinya sebagai individu yang dapat mengatur dan
memanage bawahan dan anak buah, maka sistem informasi manajemen ini sangat
penting sekali untuk para level management dalam hal:
·
Melakukan
monitoring terhadap kinerja anak buah
·
Memberikan
penilaian langsung terhadap kinerja anak buah
·
Menerima
laporan dan juga hasil pekerjaan dari anak buah atau bawahan
·
Melaksanakan
fungsi pengawasan dan juga pemindahtugasan bagi bawahan dan juga anak buah
·
Memberikan
masukan kepada dewan direksi terhadap promosi jabatan dari anak buah
·
Melihat
kelebihan dan juga kekurangan yang dimiliki oleh anak buah
·
Melakukan
komunikasi antar level manajerial untuk kepentingna organisasi dan juga
perusahaan.
·
Membantu
mempercepat proses pengambilan keputusan oleh pihak manajemen dalam mengatasi
suatu permasalahan
·
Menganalisa
suatu masalah dan juga problem yang muncul pada suatu organisasi
·
Meningkatkan
efisiensi manajerial di dalam sebuah organisasi atau perusahaan
·
Menunjang
fungsi operasional dari manajemen dalam melakukan tugasnya di sebuah perusahaan
atau organisasi
Dengan
adanya sistem informasi manajemen, maka hal ini akan sangat memudahkan para
pegawai yang berada pada level manajerial untuk lebih bisa bekerja secara
efisien dan tepat waktu, serta mempermudah pengambilan keputusan, serta
pengawasan terhadap bawahannya.
2.
Sistem Informasi Eksekutif
Jenis
sistem informasi yang kedua adalah sistem informasi eksekutif. Sistem informasi
eksekutif berarti merupakan sebuah sistem informasi yang dikembangkan dan juga
diimplementasikan untuk memberikan kemudahan arus informasi suatu organisasi
atau perusahaan kepada mereka yang berada pada level eksekutif.
Siapa
saja yang termasuk di dalam level eksekutif? Adapun, mereka yang termasuk
ke dalam level eksekutif dari sebuah perusahaan atau organisasi adalah mereka
yang:
·
Memiliki
hak penuh atas organisasi ataupun perusahaan, bisa jadi pemegang tunggal
perusahaan dan juga pemegang saham organiasasi atau perusahaan
·
CEO
atau pemimpin tertinggi dari sebuah perusahaan
·
Dewan
Komisaris perusahaan
·
DIrektur
Utama dari sebuah perusahaan atau kantor cabang
·
Dewan
Direksi
·
Dan
elemen eksekutif lainnya yang memilki kewenangan khusus terhadap suatu
perusahaan ataupun organisasi.
Biasanya,
sistem informasi yang ditujukan kepada level eksekutif dari suatu organisasi
atau perusahaan banyak berisi mengenai:
·
Kegiatan
yang dilakukan oleh sebuah perusahaan atau organisasi dalam jangka waktu
tertentu
·
Kinerja
dari level manajerial, atau jabatan yang langsung berada di bawah level
eksekutif
·
Kondisi
kestabilan keuangan dan juga finansial dari sebuah perusahaan ataupun
organisasi
·
Lingkungan
kerja dan juga budaya organisasi yang timbul pada perusahaan atau organisasi
tersebut
·
Nilai
perusahaan atau organisasi di dalam bursa saham
Mengapa
sistem informasi eksekutif sangat penting?
Sistem
informasi eksekutif sanga penting untuk diimplementasikan, karena dapat
membantu memudahkan para level eksekutif untuk dapat memantau langsung
perusahaan atau organisasi yang mereka bawahi. Selain itu, dengan adanya sistem
informasi eksekutif yang baik, maka seluruh level ekskutif dapat membantu
mensejahterakan dan juga mengembangkan perusahaan atau organisasi yang mereka
miliki menjadi lebih baik lagi.
3.
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem
informasi akuntansi atau SIA merupakan salah satu pengimplementasian dari
sistem informasi manajemen, yang berhubungan dengan kegiatan akuntansi dan juga
penghitungan dari sebuah perusahaan ataupun organisasi. Seperti kita ketahui,
akuntansi merupakan proses yang dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan
keuangan dan finansial, serta bagaimana suatu sistem keuangan di dalam sebuah
perusahaan atau organisasi dapat berjalan.
Dengan
adanya sistem informasi akuntasi yang diimplementasikan dengan baik dan juga
benar, maka sistem informasi akuntasi ini dapat membantu para akuntan di sebuah
perusahaan atau organisasi dalam melakukan:
·
Proses
audit dari kondisi keuangan perusahaan
·
Menampilkan
data-data pembelanjaan, pembelian, dan segala bentuk keuangan yang dilakukan
dan dilalui oleh sebuah perusahaan
·
Membantu
mempercepat proses penghitungan akuntansi keuangan
·
Menentukan
keuntungan dan juga kerugian dari sebuah perusahaan
·
Memperjelas
informasi penting mengenai jumlah dana yang harus dihtung dengan melakukan proses
akuntansi
·
Merapihkan
catatan keuangan dari sebuah perusahaan atau organisasi
·
Membantu
mempercepat proses pengambilan keputusan perusahaan, terutama pada level
akuntansi keuangan perusahaan
·
Menyediakan
proses transaksi keuangan dan keternagan akuntansi rutin dari sebuah perusahaan
Sistem
informasi akuntasi sangat membantu para akuntan, terutama pada periode tutup
buku di akhir tahun, karena dengan adanya sistem informasi akuntasi, semua
transaksi selama setahun akan tersimpan ke dalam sistem, yang akan memudahkan
akuntan dapat melakukan proses akuntansi menjadi lebih cepat, efisien dan juga
lebih optimal.
4.
Sistem Informasi Keuangan
Sistem
informasi keuangan terkadang merupakan salah satu implementasi dari sistem
informasi yang berada di bawah naungan manajamen, namun terkadang sistem
informasi keuangan juga bisa merupakan sistem informasi yang berdiri sendiri.
Ada beberapa perusahaan yang melibatkan pihak manajemen dalam membantu proses
pengaturan keuangan perusahaan, dan ada yang tidak. Sehingga hal ini tergantung
dari budaya organisasi dari perusahaan tersebut.
Namun
demikian, sistem informasi keuangan sendiri merupakan suatu implementasi dari
sebuah sistem informasi yang berisi segala data transaksi keuangan dari sebuah
perusahaan, yang nantinya bisa terintegrasi pula dengan sistem informasi akuntansi.
Mengapa
sistem informasi keuangan penting untuk diimplementasikan?
Berikut
ini adalah beberapa alasan mengapa sistem informasi keuangan penting untuk
diimplementasikan, dan juga beberapa manfaat dari sistem informasi keuangan:
·
Sistem
informasi keuangan membantu mencatat segala bentuk transaski yang dilakukan
oleh suatu perusahaan atau organisasi dalam jangka waktu tertentu, misalnya
pada periode satu tahun
·
Sistem
informasi keungan dapat diintegrasikan dengan sistem informasi akuntansi, untuk
membantu mempermudah para akuntan dalam melakukan penghitungan mengenai neraca
keuangan suatu perusahaan
·
Dengan
adanya sistem informasi keuangan, para pegawai yang berada pada bagian keuangan
bisa melakukan kroscek mengenai transaksi jual beli yang sudah prnah dilakukan
oleh perusahaan tersebut.
·
Membantu
mempermudah pekerjaan auditor dalam menganalisa keuangan suatu perusahaan
·
Mempercepat
proses pencatatan dan juga pemanggilan kembali informasi mengenai transasksi
jual beli yang sudah pernah dilakukan
·
Membantu
penghitungan pajak dari suatu perusahaan
·
Melakukan
monitoring terhadap karyawan yang sering melakukan peminjaman
·
Memonitoring
mengenai potongan gaji dan juga pemberian bonus dan tunjangan karyawan
·
Dapat
terintegrasi dengan sistem informasi sumber daya manusia, terutama dalam hal
payroll, yang menyangkut pemberian gaji dan juga tunjangan karyawan
Dengan
adanya sistem informasi keuangan ini, maka stiap detail transaksi keuangan dari
sebuah perusahaan atau organisasi tidaka akan terlewat, sehingga sangat
memudahkan setiap bagian perusahaan yang sistem informasinya terintegrasi
dengan sistem informasi keuangan untuk melakukan analisis.
5.
Sistem Informasi Manufaktur
Bagi
perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan juga produksi, terutama
produksi barang, maka sistem informasi manufaktur merupakan salah satu jenis
sistem informasi yang wajib dimilki. Sistem informasi manufaktur kebanyakan
digunakan dan juga diimplementasikan pada bagian produksi suatu perusahaan,
yang bergerak di bidang produksi.
Apa
saja fungsi dari implementasi sistem informasi manufaktur?
·
Pada
dasarnya, sistem informasi manufaktur memilki banyak sekali fungsi, seperti:
·
Mencatat
total produksi yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan
·
Mencatat
barang-barang produksi yang tidak lolos dari quality control
·
Mencatat
hasil produk yang berhasil dilempar ke pasaran
·
Mencatat
produk yang berhasil diekspor ke mancanegara
·
Mencatat
biaya produksi yang harus dikeluarkan untuk setiap sesi produksi
·
Melakukan
analisa terhadap kebutuhan bahan pokok dan sumber daya manusia di dalam proses
produksi
·
Memberikan
informasi mengenai kegiatan proses produksi yang sedang berlangsung
·
Membantu
bagian produksi untuk menganalisa produk-produk apa saja yang harus
dikembangkan, dihentikan ataupn diperbanyak produksinya
·
Membantu
analisa kelebihan dan kekurangan dari sebuah produk hasil produksi perusahaan
tersebut
·
Memberikan
informasi kepada bagian RnD (Research and Development) dalam membantu
mengenmbankan produk – produk baru yang harus diproduksi
SIstem
informasi manufaktur ini dapat terintegrasi dengan sistem informasi keuangan
dan juga sistem informasi sumberdaya manusia atau SDM, karena di dalam
implementasinya, banyak fungsi dari sistem informasi manufaktur ini sangat
sangat penting bagi SDM dan juga keuangan.
6.
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Jenis
sistem informasi yang berikutnya adalah sistem informasi sumber daya manusia
alias SDM. Sesuai dengan namanya, biasanya sistem informasi ini berhubungan
dengan bagian personalia, atau HR dari suatu perusahaan dan juga organisasi.
Sistem informasi SDM ini memiliki banyak sekali data dan juga informasi,
mengenai:
·
Data
diri dari karyawan yang dimilki oleh perusahaan
·
Total
gaji pokok, tunjangan, bonus dan informasi keuangan lainnya yang dimilki oleh
karyawan
·
Jabatan
dan masa kerja dari karyawan
Manfaat
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Sistem
informasi sumber daya manusia tentu saja memilki banyak sekali manfaat,
terutama bagi bagian personalia dan juga HR. Berikut ini adalah beberapa
manfaat dari sistem informasi sumber daya manusia:
·
Membantu
bagian personalia dalam melakukan analisis mengenai gaji pokok dari seorang
karyawan
·
Memberikan
informasi mengenai kinerja yang dimiliki oleh setiap karyawan
·
Membantu
bagian personalia dalam menganalisis bonus, potongan gaji, serta pemutasian dan
kenaikan jabatan dari karyawan
·
Melakukan
update data dari seluruh karyawan yang dimilkik oleh perusahaan tersebut
·
Sebagai
acuan data dalam melakukan proses rekrutmen karyawan baru.
7.
Sistem Informasi Pemasaran
Jenis
sistem informasi berikutnya yang banyak diimplementasikan adalah jenis sistem
informasi pemasaran. Jenis sistem informasi ini sangat penting terutama bagi
bagian pemasaran suatu perusahaan. Sistem informasi pemasaran akan membantu
mencatat dan juga memberkan informasi penting mengenai penjualan yang telah
dilakkan oleh sebuah perusahaan. Yang meliputi:
·
Jumlah
produk yang sudah terjual
·
Produk
yang laris dan banyak dipesan
·
Produk
yang jarang diminati oleh pasar
·
Metode
pemasaran yang tepat untuk menjual dan memasarkan suatu produk
·
Respon
pasar terhadap produk yang diluncurkan
Sistem
informasi pemasaran ini pada dasarnya dapat membantu usernya untuk:
·
Melakukan
analisa terhadap pasar (analisis pasar)
·
Membantu
bagian riset dan pengembangan untuk menganalisa produk-produk dari perusahaan
tersebut
Itulah
beberapa contoh dari jenis sistem informasi yang banyak digunakan saat ini. Di
dalam perusahaan, keseluruhan dari jenis sistem informasi tersebut dapat
terintegrasi satu sama lain, menjadi satu sistem informasi yang utuh, yaitu
sistem informasi perusahaan, dimana setiap alur informasi yang ada akan saling
terhubung satu sama lain, sehingga setiap user yang berwenang dapat mempelajari
dan melihat informasi yang sudah tersimpan di dalam database atau basis data
perusahaan.