FORUM SIM 5
Pada tugas studi
kasus saudara setelah mengidentifiaksi masalah maka selanjutnya adalah
menganalisa system informasi serta menentukan alternative pengembangan system
infomasi, berkaitan dengan tema kuliah kita kali ini yaitu “Sumber Daya Komputasi dan Komunikasi”, bagaimana saudara menganalisis system dan membuat
alternative pengembangan sistemt ersebut, minimal 3 (tiga) alternatif.
Jawab :
Assalamualaikum wr. Wb
Pengembangan sistem metode alternatif
dapat berupa pengembangan sistem metode :
1) paket (package),
Ketersediaan paket harus diperiksa, apakah paket harus dibeli atau mengembangkan STI sendiri.
Kelebihan
• Kualitas paket yang baik
• Dapat digunakan sketika
• Harga paket relative murah
• Dapat digunakan untuk rekayasa ulang proses bisnis
• Kompatibel dengan sesame oengguna paket
Kelemahan
• Tidak sesuai untuk aplikasi yang unik
• Perbaikan, modifikasi dan pengembangan paket sulit dikerjakan sendiri
• Basis data tidak terintegrasi dengan aplikasi lainnya
• Ketergantungan dari pemasok
• Tidak memberikan keuntungan kompetisi
2) metode prototip (prototyping)
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis.
Keunggulan prototyping adalah :
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.
kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
3. Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan pengujian terhadap model kerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses interaksi dan berulang-ulang yang biasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli bisnis.
Keunggulan prototyping adalah :
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan.
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem.
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.
kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan tidak melihat bahwa perangkat lunak belum mencerminkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan belum memikirkan peneliharaan dalam jangka waktu yang lama.
2. Pengembang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman sederhana.
3. Hubungan pelanggan dengan komputer mungkin tidak menggambarkan teknik perancangan yang baik.
3) metode pengembangan oleh pemakai (end user computing atau end user devolopment)
Jika dampaknya sempit, yaitu hanya pada individu pemakai sistem yang sekaligus pengembang sistem itu saja, maka EUC (end user computing) dapat dilakukan. Sebaliknya jika dampaknya luas sampai ke organisasi, pengembangan sistem EUC akan berbahaya, karena jika terjadi kesalahan, dampaknya akan berpengaruh pada pemakai sistem lainnya atau pada organisasi secara luas.
• Kelebihan
o Menghindari masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan di departmen tsb.
o Kebutuhan pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
o Meningkatkan keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.
• Kekurangan
o Tidak semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem informasi.
o Memiliki risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
o Kelemahan teknis.
o Menghindari masalah kemacetan di departmen sistem informasi jika harus dikembangkan di departmen tsb.
o Kebutuhan pemakai sistem dapat lebih terpenhi.
o Meningkatkan keterlibatan pemakai didalam pengembangan sistem.
• Kekurangan
o Tidak semua pemakai sistem mempunyai pemahaman tentang teknologi sistem informasi.
o Memiliki risiko mengganggu bahkan merusak sistem informasi lain.
o Kelemahan teknis.
4) metode outsercing.
Outsourcing adalah metode penggunaan sumber daya manusia
yang berasal dari pihak eksternal (pihak ketiga) untuk menangani atau membangun
sistem perusahaan dengan cara membeli aplikasi dengan vendor.Perbedaan metode
konvensional dengan metode alternatif. Dengan metode pengembangan secara
konvensional, yaitu metode siklus hidup pengembangan sistem, yang dikembangkan
oleh analisis sistem. Alasan menggunakan metode ini digunakan untuk
mengembangkan sistem teknologi informasi yang kompleks. Selanjutnya
pengembangan sistem teknologi informasi alternatif model paket dilakukan dengan
membeli paket perangkat lunak yang ada. Paket sekarang banyak tersedia di
pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti tersedia di
pasaran karena banyak aplikasi bisnis yang bersifat umum seperti misalnya
aplikasi akuntasi, keungan dan aplikasi-aplikasi lainnya. Jika paket tersedia
perusahaan tidak perlu merancang dan menulis program sendiri aplikasinya.di dalam memilih paket, terdapat beberapa
faktor yang harus diperhatikan yaitu :
1) spesifikasi yang dibutuhkan oleh
perusahaan
2) ketersedian paket
3) mengevaluasi kemampuan paket.
Apabila paket tidak tersedia, prioritas kedua biasanya
jatuh pada outsourcing. Berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah metode
prototyping. Metode prototyping banyak digunakan untuk mengembangkan sistem
teknologi informasi yang harus segera dioperasikan.
Terimakasih
Wassalamualaikum wr wb
QUIZ SIM 5
1.
Jelaskan bahwa
pemberdayaan data secara elektronik lebih baik dari pada manual
2.
Mengapa software
pesanan melalui konsuktan IT (outsourcing) lebih mahal dari software jadi
yang ada di pasaran software aplikasi ?
3.
Apa perbedaan
Internet dan Intranet ?
Jawab :
1. Pengolahan
data secara elektronik merupakan serangkaian kegiatan yang dimaksudkan untuk
penyediaan informasi dengan menggunakan computer yang mencakup pengumpulan,
pemrosesan, penyimpanan, dan pengawasan hasil olahan tersebut. Pengertian
diatas menunjukan dengan jelas bahwa langkah pertama dalam proses pengolahan
data ialah pengumpulan data. Para pengambil keputusan memerlukan informasi yang
bermutu tinggi. Oleh karena itu para tenaga professional yang berkecimpung
dalam kegiatan pengolahan data harus berupaya agar dalam menjalanka fungsinya,
terdapat jaminan bahwa mutu data yang dikumpulkan tinggi, relevan dengan
kepentingan pemakai, digali dari sumber yang dapat dipercaya baik internal
maupun eksternal.
Langkah kedua ialah pengolah data,
yaitu proses mengubah bentuk dan makna data menjadi infomasi dan dapat
digunakan dalam mendukung berbagai kegiatan pengambilan keputusan. Perubahan bentuk
dan makna tersebut bersifat kritikal karena pada dirinya data tidak mempunyai
nilai instrinsik bagi pengambilan keputusan.
Langkah ketiga ialah penyimpanan. Keluaran
pengolahan data berupaya informasi harus disimpan sedemikian rupa sehingga
keamanannya terjamin, hemat biaya dan mudah ditelusuri dan diambil apabila
diperlukan. Pentingnya pengamanan informasi dapat dilihat dari paling sedikit
tiga sudut pandang, yaitu agar tidak jatuh ketangan orang atau pihak yang tidak
berhak, aman terhadap kerusakan karena tempat dan cara penyimpanan yang tidak
tepat, aman terhadap kerusakan karena tempat dan cara penyimpanan yang tidak
tepat, aman dari bahaya kebakaran.
Langkah ke empat ialah pengawasan. Maksudnya
ialah agar system pengolahan data yang sudah ditetapkan diikuti sepenuhnya oleh
para penanggung jawabnya. Artinya urutan langkah yang perlu diambil benar-benar
diikuti karena dengan demikian mampu menghasilkan informasi yang memenuhi
kebutuhan berbagai pihak yang memerlukan.
2. Software Jadi
Software ini sudah dibuat
di awal berdasarkan riset ke lapangan sehingga secara pasti penyedia sudah
membuat paket-paket edisi yang cocok untuk berbagai bidang usaha yang ada di
lapangan baik skala mikro, kecil, menengah, maupun besar. Perusahaan melalui
pebisnis atau pegawai yang bersinggungan langsung dengan akuntansi dapat
langsung memilih edisi apa yang cocok atau paling tidak nyaris mendekati dengan
alur bisnisnya. Tentunya sebelum memilih edisi yang sudah jadi ini, perusahaan
berhak konsultasi kepada tim konsultan produk penyedia secara perinci sehingga
memperoleh rekomendasi yang tepat. Karena jenis software ini sudah dibuat
diawal tanpa dimungkinkannya pengubahsuaian program (tidak dapat dimodifikasi)
namun hanya dimungkinkan upgrade fasilitas, layanan purnajual pun terjamin,
katakanlah pelatihan (training) dan layanan bantuan baik gratis maupun
berbayar. Penyedia menyajikan layanan training agar pengguna bisa belajar,
memahami, dan menyesuaikan diri dengan prosedur input di software jadinya.
Sasaran perusahaan akan
software jadi ini tidak harus selalu perusahaan besar, tetapi juga institusi
pendidikan, jasa, nirlaba, perusahaan skala kecil bahkan dapat juga
diimplementasikan untuk pembukuan rumah tangga. Inilah mengapa software ERP dengan
model yang sudah jadi ini banyak menjadi incaran perusahaan dengan pertimbangan
ke-simpel-annya, implementasi cepat, dan jaminan layanan purnajualnya. Software
jadi ini bisa juga disebut sebagai software semi-ERP.
Software Pesanan
Menurut namanya, software
ini memang dibuat berdasarkan pesanan perusahaan alias belum ada wujud barunya
jika belum ada yang memesan. Penyedia akan membuat software ERP model pesanan
ini jika ada perusahaan yang menjadi prospek proyeknya. Karena modelnya berupa
pesanan, banyak tahapan yang harus dilalui oleh perusahaan agar pertimbangan
memilih software ini tidak salah langkah. Adapun tahapan yang harus dilalui
sebagai berikut:
1. Persiapkan data secara
perinci alur kegiatan bisnis yang terdiri dari setidaknya 3 alur utama yakni
kegiatan operasional, kegiatan keuangan dan akuntansi, dan kegiatan departemen
sumber daya manusia (HRD).
2. Pertimbangkan apakah
langkah menggunakan software ERP modifikasi/ pesanan ini dapat mengembangkan
kinerja perusahaan dan bagaimana proyeksinya.
3. Pertimbangkan apakah para
pelaku usaha/ tenaga kerja sanggup mengimplementasikan software ERP model ini.
4. Pertimbangkan anggaran
beban yang harus dikeluarkan untuk investasi di software ERP pesanan ini.Pemilihan
penyedia/ vendor yang bonafide.
5. Konsultasikan secara
lengkap semua poin 1 hingga 5 kepada penyedia.
Ini
adalah 6 poin utama yang harus dilalui meskipun ada poin lainnya yang mungkin
bisa ditambahkan. Dari uraian di atas, yang akan terlintas di pikiran Anda
pasti pemilihan software model ini biasanya dilakukan oleh
perusahaan-perusahaan berskala besar. Ya, pemikiran Anda tepat. Pasalnya dana
yang wajib diinvestasikan untuk satu sistem ERP pesanan ini biasanya tidak
kurang dari ratusan juta rupiah dan tentunya memerlukan waktu berbulan-bulan
bahkan tahunan agar bisa memulai implementasinya (ini pun baru tahap awal).
Adapun kendala yang ditemui
untuk memulai penerapan software ERP pesanan adalah sebagai berikut:
1. Investasi sangat mahal
sebab ERP model modifikasi ini merupakan software yang bisa diubahsuai (modified) berdasarkan kebutuhan perusahaan.
2. Tidak ada jaminan
keberhasilan implementasi di suatu perusahaan meskipun ada juga perusahaan yang
telah membuktikan keberhasilannya.
3. Karena ia dibuat
berdasarkan pesanan alur operasional perusahaan, proses pembuatannya tidak
jarang memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan.
4. Hal ini dapat terjadi
karena pihak penyelenggara harus menguji coba software buatannya dan memastikan
sedikit bug yang kemungkinan muncul.
5. Lamanya pengembangan
software dan implementasi inilah yang menjadi salah satu sebab harganya sangat
menjulang tinggi.
6. Pelatihan yang berterusan
kepada para pegawai yang menjalankan sistem ini.
7. Biaya layanan purnajual
seperti pemeliharaan dan bantuan yang cukup besar dan biasanya dibayar di muka
untuk jangka waktu tertentu.
Oleh sebab itu, investasi
di bidang software ERP harus dimulai dengan pembelajaran pengalaman dari
suksesor terdahulu diiringi dengan metode perencanaan yang tepat. Sebaiknya
kenali skala bisnis Anda dan kenali kebutuhan yang tepat.
Apakah
software ERP tailor made cocok untuk Anda?
Jika ini bukan pilihan Anda, Anda layak mengintip software akuntansi dan
manajemen bisnisyang kami sediakan dengan mudah untuk berbagai jenis bidang
usaha. Intip di banner di bawah ini dan rasakan langsung kemudahannya.
3. Internet :
·
Jaringannya
yang luas & cepat (seluruh dunia).
·
Perkembangannya
sangat pesat.
·
Bisa
digunakan oleh siapa saja dan kapan saja.
Intranet :
·
Jaringannya
yang sempit (lokal).
·
Perkembangannya
lambat.
·
Biasa
digunakan oleh perkantoran/perusahaan, sekolah, universitas, dan organisasi
lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar